Postingan

Perkembangan Pendidikan Indonesia Pada Era Kolonial

Gambar
Pendidikan di Masa Kolonial Pada mulanya pendidikan di area kepulauan Nusantara mempunyai corak yang lebih mendekati pendidikan Agama, hal ini terjadi dikarenakan masih banyaknya hukum - hukum adat yang masih berlandaskan agama maupun keputusan di masa lalu. Masyrakat waktu itu belum lah mengenal aksara modern ala barat (Alphabet). Hal ini dikarenakan penulisan - penulisan yang sudah ada rata - rata menggunakan huruf Pegon, ataupun bahasa Arab (khusus untuk kerajaan atau Kesultanan islam). Hal ini kelak akan berubah ketika Kerajaan belanda melakukan Penerapan Politik etis yang di dasari oleh Undang Undang Agraria tahun 1870. Dimana Per undang - Undangan tersebut mengatur tentang pembagian tanah milik Kaum bumi Putera dan Bangsa Eropa serta mengatur tentang sistim penyewaan tanah serta memberikan akses untuk pemodal asing mengembangkan teknologi untuk menunjang kegiatan perkebunan dengan Komoditas yang dibutuhkan dunia saat itu seperti (Gula,Kapas, dan biji Kopi). Untuk menunjang penggu...

Tentang Mahasiswa dan Bagaimana Cara Memperlakukannya

Gambar
  (photo: ELSHINTADOTCOM)                Kita mulai dengan sebuah pertanyaan; hal apa yang paling aneh ketika seseorang menjadi mahasiswa? Jika saya boleh menjawab—adalah dengan menjadi mahasiswa! Mengapa demikian? Pertimbangkan kalimat ini; suatu hal yang cukup masuk akal bila kita mengatakan bahwa mahasiswa adalah entitas paling mistis yang pernah diciptakan oleh masyarakat kontemporer. Keberadaan magisnya yang kerap diselubungi oleh panji-panji intelejensia, sebagaimana kelompok terdidik yang sudah sewajarnya menolong ‘rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan’ mengikhtiarkan sebuah kenyataan dirinya yang tercerabut dari kenyataan historis, sosial maupun individual. Pemberhalaan yang dikumandangkan melalui fraseologi reformis mereka yang impoten dan ketinggalan jaman itu, justru semakin aneh tatkala kesadaran mereka sampai pada batas; bahwa apa yang mereka lakukan hanyalah ekspres...

Nasionalis, Islamis, Marxisme.

Gambar
        Seperti yang kita semua tahu gagasan Soekarno tentang Nasakom sudah mulai memudar dari ingatan kita. Hal tersebut terjadi karena Pemikiran tentang Nasakom kaitannya erat dengan hegemoni kepemimpinan Soekarno yang mencari dukugan dari 3 aliran besar yang ada di Indonesia. Sebenarnya pemikiran Soekarno tentang Nasakom yang dikemukakan ditahun 1927 digunakan untuk melawan Kolonialisme yang masih dilakukan di Indonesia, ini diperkuat dengan pernyataan “Nasionalisme, Islam, dan Marxisme, inilah azas-azas yang dipegang teguh oleh pergerakan-pergerakan rakyat diseluruh Asia. Inilah faham-faham yang menjadi rohnya   pergerakan-pergerakan di Asia itu. Rohnya pula pergerakan-pergerakan di Indonesia-kita ini,” kata Sukarno. Roh pergerakan-pergerakan yang ada di indonesia tidak terlepas dari 3 kekuatan besar, yaitu Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme. Apa bukti pergerakan-pergerakan   dari pernyataan Soekarno tadi? Partai Boedi Oetomo, Indiche Partij y...

HOS TJOKROAMINOTO “PENDIDIKAN DALAM PERJUANGAN”

Gambar
          Raden haji Oemar Said Tjokroaminoto atau HOS Cokroaminoto yang lahir di Ponorogo pada 16 Agustus 1882 dan wafat pada 17 Desember 1934 merupakan salah satu pemimpin organisasi pertama di Indonesia yaitu Sarekat Islam (SI) pada 1912. Sebagai pelopor gerakan Serikat Buruh di Indonesia, Ide politik dari HOS Cokroaminto melahirkan berbagai ideologi untuk saat itu, disisi lain Hos Cokroaminoto juga kerap melakukan kritik terhadap pemerintah Hindia Belanda. Beberapa kutipan HOS Cokroaminoto yang terkenal antara lain “ Setinggi- tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar- pintar siasat. Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno bahkan memegang teguh apa yang pernah dikatakan beliau yaitu “Pemimpin yang Hebat Menulis Seperti   Jurnalis, Berbicara Seperti Orator”.mendapatkan informasi perihal kultur Punk ini sekitar 1980an yang dimana akses itu didapatkan oleh beberapa orang Indonesia yang bekerja dan ...