Postingan

Menampilkan postingan dengan label Abiyyu Rafi Eriansyah

Refleksi Pendidikan Marxis Sosialis

Gambar
Dalam banyak hal, Karl Marx diwujudkan sebagai tokoh ekonomi politik dan pejuang kaum buruh. Sejauh ini, penelitian ilmiah hanya berfokus pada teori "sejarah perjuangan kelas antara borjuasi dan proletariat", titik awal pemikiran Marx. Jarang ditemukan wacana yang mengkontraskan pemikiran Marx dengan dunia pendidikan. Faktanya, Karl Marx bukan hanya seorang pemikir politik dan ekonomi, tetapi juga seorang pemikir pendidikan yang terkenal, sebagaimana dijelaskan oleh buku The Marxian Socialist Pedagogy. Menurut Nurani Soyomukti, penulis karya ini, Marx, bukan Paulo Freire seperti yang diyakini banyak orang, sebenarnya adalah pelopor dan pendiri pendidikan kritis dan teori pembebasan. Apa sih yang dimaksud Marx? Pendidikan diyakini sebagai modal intelektual untuk akhirnya terjun ke lingkungan sosial dan membuat perubahan didalamnya. Namun, kini sekolah seolah menjadi ladang mencari uang bagi instansi, serta patronase pelajar. Kita bedah satu-satu dulu. Di Kota Depok mis...

Huru-Hara Stigma Gondrong

Gambar
Belakangan ini dunia maya diramaikan dengan beberapa sekolah yang memperbolehkan siswa-siswanya berambut gondrong. Kultur ini memang menjadi diluar kebiasaan khususnya di ranah pendidikan, siswa yang berambut gondrong akan di cap sebagai anak nakal,perusuh, dan lain-lain. Mengapa bisa demikian? Mari kita kulik kembali sejarahnya. Rambut Gondrong di Era Orde Baru Andi Achdian dalam pengantarnya di buku “Dilarang Gondrong: Prakti Kekuasaan Orde Baru terhadap Anak Muda Awal 1970-an” (2010: vii), menyebut bahwa kebijakan yang melarang rambut gondrong bagi pemuda pria pernah ditayangkan di TVRI pada tanggal 1 Oktober 1973. Selain itu, Pangkopkamtib Jenderal Soemitro juga mengumumkan kebijakan itu dalam sebuah acara televisi berjudul “Bincang-bincang di TVRI” . Soemitro menyatakan bahwa fenomena rambut gondrong pada pemuda dapat memnyebabkan keadaan onvershillig alias acuh tak acuh yang dapat memancing dan meningkatnya angka kriminalitas di Indonesia. Sejarah rambut gondrong berlan...

Puber Intelektual

Kita pasti sudah tahu apa arti pubertas, layaknya anak muda yang baru berusia belasan tahun, dimana masa-masa itu merupakan masa-masa krusial buat anak muda yang akan bertransisi menuju proses pendewasaan diri. Mereka akan penasaran dengan hal-hal baru, tidak peduli apakah itu positif atau negatif, yang penting mereka harus mencobanya.  Tentunya, mereka akan mendramatisir sedemikian rupa supaya mereka bisa dikenal oleh khalayak ramai lewat hal baru tersebut. Sebetulnya jika kita ingin flashback, fenomena semacam ini sudah pernah terjadi di salah satu perguruan tinggi Islam di salah satu kota di Jawa Barat pada tahun 2008 silam. Dan ternyata kejadian semacam ini, terjadi lagi pada tahun ini. Kebanyakan mereka yang belajar filsafat dan terjerumus ke dalam jurang ateis adalah mereka yang belajar filsafat secara dangkal ataupun mereka yang tidak beragama Islam secara benar. Lihatlah para mahasiswa di perguruan tinggi Islam yang kebetulan mengambil jurusan aqidah filsafat. Mereka justru...

Melihat legalisasi ganja dari segala sudut pandang

Ganja memang masih menjadi hal yang tabu bagi masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, penyalahgunaan narkoba baik sabu ataupun ganja masih terus menjadi berita hangat di media mainstream saat ini, terlepas dari indikasi pengalihan isu orang-orang atas. Hal seperti ini lah yang menjadi sorotan komunitas Lingkar Ganja Nusantara dalam bukunya, Hikayat Pohon Ganja.  Ketika saya membaca buku tersebut, saya setuju dengan argumen mereka dimana ganja harusnya menjadi komoditas medis paling utama dibandingkan obat-obat kimia. Menurut beberapa kawan kita yang pro terhadap itu menjelaskan bahwa ganja dinilai lebih alami, dan juga mengajak masyarakat melihat ganja sebagai komoditas yang positif dari pemanfaatannya. Adapun yang berpendapat bahwasannya ada indikasi tersendiri dibalik ilegalnya ganja sampai sekarang, ada yang menyebut akal-akalan farmasi supaya obatnya laku, pemerintah akan kehilangan investasi dari korporat farmasi, dan lain sebagainya. Namun, gak salah juga kita punya hipotesa s...